12 Feb 2011

Is Hell exothermic or Endothermic?

The following is an actual question given on a University of Washington engineering mid-term. The answer was so "profound" that the Professor shared it with colleagues, and the sharing obviously hasn't ceased...

Bonus Question: Is Hell exothermic (gives off heat) or Endothermic (absorbs heat)?

7 Feb 2011

iDOLa


Ariel masuk bui.  Semua orang, baik yang mengenalnya, maupun tidak, tua, muda menghujat tiada henti pada Ariel.  Palu pun sudah diketuk tiga kali, tanda sang bintang itu sudah secara sah dan meyakinkan membuat video porno bersama pasangannya. 

Walau, kalau boleh jujur, siapa sih yang tidak menonton aksinya di atas ranjang ? Aksinya tersebut sudah tersebar luas.  Awalnya dimulai dari desas-desus, bisik-bisik, kasak-kusuk  untuk mengunduh video tersebut dan akhirnya, sampailah di tangan anda sekarang.  Siapa tahu masih tersimpan rapih di komputer pribadi anda. 

Puas ? Berterima kasih ? Setahu saya tidak.  Sudah mengunduh, mencaci pula.  Wah, tak terbayang siapa sekarang yang menjadi korban ataupun pelaku.  Yang mengunduh atau yang diunduh. 

5 Feb 2011

How to Argue Effectively


 By Dave Barry
And not by Stuart J. Williams, Attorney at Law

I argue very well. Ask any of my remaining friends. I can win an argument on any topic, against any opponent. People know this and steer clear of me at parties. Often, as a sign of their great respect, they don't even invite me. You too can win arguments. Simply follow these rules: 

29 Jan 2011

Kemustahilan dan Tikus

 Dalam dunia ini sekalipun kau berusaha sekeras apapun, ada hal tak bisa dirubah...

Aku selama ini selalu mempercayai hal tersebut, sepanjang hidupku, dari TK hingga tamat S1, dsb... Sekalipun berusaha keras bagaimanapun, selalu dikalahkan oleh orang yang lebih berusaha ketimbang diriku, dan ia hanya mengandalkan kecerdasannya.

 

28 Jan 2011

Summer Days

via Flickr

26 Jan 2011

Tukang Bohong


Angka 9 punya arti yang berbeda dari sisi Feng Shui.  Menurut ilmu kuno dari Tiongkok itu, angka 9 atau disebut Bintang ganda, adalah angka yang menunjukkan keberuntungan masa depan. Angka ini selalu menggandakan pasangannya. Baik itu buruk atau bagus.  Bahkan, ternyata penafsir-penafsir kuno di luar Tiongkok sependapat juga bahwa mereka yang angka garis hidupnya 9 bersifat rasa kasih pada sesama dan sikap yang sangat humanis.  Ini dari sisi numerologi dunia Barat lho.  Kalau suara mayoritas setuju, kita mau apa ? Kadang terbawa sajalah, tidak ada ruginya ini.  Kalaupun kita menyebur ke sumur karena kepercayaan kita,  toh juga tidak sendirian.  

Angka 9 juga konon angka favorit Pak Beye.  Selain karena berliau lahir di tanggal 9 September 1949 (9-9-1949), angka kelahiran Partai Demokrat yang didirikannya juga di tanggal 9. Tepat dengan hari lahir Pak Beye.  Cocok sudah.  Ramalan juga tepat.  Bisa dikatakan bahwa beliau memiliki rasa kasih yang sangat tinggi.  Sekarang, masih ragu apa lagi dari makna yang tersirat di angka 9 ? 

19 Jan 2011

Rasa Ciuman


Hangat, lembut dan manis. Ini bukan rasa bakpau rasa kacang hijau. Ini rasa ciuman dengan orang yang kita cintai

Terbengong, kaget dan gemetar. Ini rasa ciuman dengan orang yang sudah sangat lama kita incar, bukan karena dicopet oleh preman ibukota yang kabarnya polisi kita saja kabur.




Suatu kali, saya dengan semangat pagi berolahraga dan lari-lari kecil di Monas. Alangkah terkejutnya saja, sama terkejutnya seperti mendapatkan kejutan dari kekasih saya.  Saya menemukan dua sejoli memadu kasih dengan lihai nya saling mencumbu. Saya bilang mereka lihai, karena saat saya berumur sepert mereka, saya tidak terbayangkan sama sekali.  Saya sudah berjalan berjalan, sedangkan mereka masih merangkak.  Sekarang, saya lebih tua dari mereka. Reaksi saya melihat mereka dengan perasaan jijik dan tidak terlalu nyaman.

Entahlah. Saya belum terbiasa tinggal di negeri liberal kalau begitu. Konon, di sana orang bercinta di depan umum pun tidak ada yang memperdulikan. Saya masih menjaga nilai ketimuran. Nilai Ketimuran yang mana ? Tidak tahu. Asal latah saja saya seperti para agamawan di negeri ini. Cuma sekedar perasaan risih. Itu saja sebenarnya. Entahlah.

Setelah saya dalami, saya kira sebenarnya tidak terlalu tepat jargon “menjaga nilai ketimuran”. Buktinya di dalam cerita wayang yang konon merupakan warisan budaya timur, saya menjumpai peristiwa ciuman. Bahkan diceritakan, ciuman tersebut disaksikan banyak orang.

Mau bukti ? Siapa takut!

Jembawati (anak seorang resi, pertapa) bersamadi, Narasinga mendekatinya dalam rupa Narayana, lalu mencubit dan mencolek dagu Jembawati. Jembawati tidak menghiraukan, dirasanya Narasinga mencium hendak memakan dirinya. Para abdi tersenyum memandang adegan romantis itu. Jembawati membuka mata, tidak terlihat lagi harimau Narasinga. Yang dipandang hanyalah Narayana kekasih dan jantung hatinya. Mereka pun asyik berwawan asmara.
(sumber bacaan : Narayana Krama. Marwoto Panenggak Widodo. Penyebar semangat no. 6 tahun 1983)

Ciuman dipandang sesuatu yang romantis oleh abdi (pelayan) istana. Bahkan diceritakan Jembrawati dan Narasinga asyik masyuk memadu asmara di hadapan para abdi. Memang, tidak ada satupun cerita wayang dimana ciuman membara dilakukan di depan umum seperti sekarang ini. Namun, kita tahu ciuman pada saat itu bukanlah hal yang tabu.

Kalau begitu, saya bingung di mana nilai ketimuran yang dilanggar para anak baru gede labil itu. Belum lagi, saya mendengar di Bali ada lomba ciuman sepanjang pantai telah diikuti puluhan pasangan di sana. Bukankah Bali juga memegang adat Timur ? Atau jangan-jangan apakah Bali bukan termasuk Indonesia ?

Ternyata ‘menjaga nilai ketimuran’ yang saya anut, ada salahnya.  Kacamata saya berbeda dengan kacamata mereka.

Selain membawa makna mengharu biru. Ciuman ada yang membawa petaka. Hati-hati! Kecupan Yudas Iskariot menghantarkan Yesus Kristus (atau Nabi Isa) ke tangan orang Yahudi untuk kemudian disalibkan. Kecupan itu telah menjual murah gurunya sendiri seharga 30 uang perak, yaitu harga yang sama bagi seorang budak di jaman itu. Dengan kecupan sang murid, salib menjadi akhir perjalanan Kristus di muka bumi Barangkali, itulah kecupan pengkhianatan terakhir sebelum Isa menjalani takdir-Nya.

Tragis, ciuman juga tanda lonceng kematian. Kalau begitu, untuk menghindarinya saya memakai cadar.  Saya juga akan menutup seluruh bagian tubuh yang kemungkinan terkena bibir nakal. Saya takut. Tapi, jangan menyuruh artis-artis ya untuk menirunya. Mereka senang mengumbar ciuman di tayangan infotainment